oleh

Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang terkenal di pulau dewata ini. Pura ini berada di dalam wilayah desa Baraban, kecamatan Kediri, kabupaten Tabanan, dan berjarak sekitar 33 km di sebelah barat kota Denpasar atau berjarak sekitar 11 km di sebelah selatan kota Tabanan. Berdasarkan asal-usulnya pura ini memiliki arti sebagai “tanah laut” atau “tanah di laut”.

Kata Tanah Lot mempunyai makna dari kata “Tanah” yang diartikan sebagai batu karang yang menyerupai gili atau pulau kecil, sedangkan kata “Lot atau Lod” mempunyai arti laut. Sehingga nama Tanah Lot diartikan sebagai pulau kecil yang terapung di tengah lautan.

Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura di tengah pantai tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), biasanya para tamu akan datang pada sore hari untuk melihat melihat keindahan sunset.

Pura Tanah Lot dibangun di atas batu karang seluas ± 3 are dan dapat dicapai dalam beberapa menit dengan berjalan kaki, karena hanya berjarak sekitar 100 meter dari tepi pantai. Bila air laut sedang surut, pada beberapa celah batu karang di sekitar Tanah Lot terdapat beberapa ekor ular belang berwarna hitam putih yang sangat jinak dan menurut penduduk setempat bahwa ular-ular tersebut adalah milik dewata yang bertugas sebagai penjaga Tanah Lot. Menurut informasi, di sekitar pura juga terdapat mata air tawar yang hanya dapat terlihat bilamana air laut sedang surut.

Daya Tarik Pura Tanah Lot

Disepanjang jalan menuju tempat wisata Tanah Lot, banyak terdapat penginapan. Mulai dari penginapan sederhana, hingga villa dan hotel berbintang. Tempat wisata di Bali ini, sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama pada sore hari, menjelang matahari terbenam.

Dari tempat parkir menuju areal pura, terdapat banyak toko yang menjual berbagai barang kerajinan khas Bali. Misalnya patung, lukisan, kain pantai, pernak – pernik, dan aksesoris seperti di pasar seni Sukawati Bali. Harganya pun relatif murah untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain itu terdapat pedagang makanan dan minuman, serta penyewaan kamar kecil.

Ada juga beberapa hotel yang dekat dengan pantai di sekitar tempat wisata Tanah Lot, yang mengelar berbagai acara di malam hari. Misalnya pertunjukan tari Kecak, sunset dinner, dan pesta pernikahan.

Sejarah Singkat Pura Tanah Lot

Sejarah berdirinya pura Tanah Lot berkaitan erat dengan riwayat perjalanan Dang Hyang Nirartha atau yang dikenal dengan sebutan Pedanda Sakti Wau Rauh yang datang dari Blambangan, Jawa Timur ke Bali pada abad ke-16 pada jaman pemerintahan raja Dalem Waturenggong di Gelgel.

Beliau mengadakan perjalanan suci (dharmayatra) dengan berjalan menyusuri pantai selatan pulau Bali mulai dari daerah barat sampai ke daerah timur. Dalam perjalanan tersebut, akhirnya beliau sampai pada sebuah pantai di daerah Tabanan, yang tidak jauh dari desa Baraban. Beliau melihat sebuah batu karang yang berbentuk pulau kecil yang berada di laut.

Di tempat ini beliau melakukan semadhi atau bertapa dan merasakan getaran-getaran kesucian. Sehingga di atas batu karang tersebut beliau menyarankan agar mendirikan bangunan suci untuk memuja Tuhan yang kemudian menjadi nama pura Tanah Lot.

Baca Juga : Pulau Penyu & Sewa Glass Battom Boat

Harga Tiket Masuk dan Parkir

Setiap turis yang berkunjung ke Bali harus datang ke tempat yang satu ini, karena Pantai Tanah Lot adalah maskot dari Pulau Bali. Bagi turis yang hendak masuk ke area wisata diharuskan membayar tiket masuk yang berbeda – beda bergantung pada usia.

Untuk orang dewasa domistik diharuskan untuk membayar Rp. 20.000 dan anak – anak akan dikenakan biaya sebesar Rp. 15.000. Selain dari harga tiket masuk, maka turis juga diharuskan membayar biaya parkir kendaraan.

Roda empat akan dikenakan biaya sebesar Rp. 5.000 dan motor akan dikenakan biaya sebesar Rp. 2.000. Kemudian bus akan dikenakan biaya parkir sebesar RP. 10.000. 

Rute  Menuju ke Lokasi Wisata

Untuk dapat pergi menuju ke lokasi Pantai Tanah Lot dari Bandara Ngurah Rai, wisatawan diharuskan menempuh perjalanan sejauh 26,9 km dengan waktu selama 1 jam. Pantai ini terletak di bagian utara dari Pantai Batu Bolong.

Jika Anda menyewa kendaraan dan memutuskan untuk mengemudikannya, maka Anda sangat membutuhkan bantuan navigasi dari Google Maps. Mengenai rute dan jalan, semuanya dapat Anda liat secara terperinci melalui tempat tersebut.

Komentar